Duh…! Lampung Barat Masih Punya Gedung Sekolah yang Rusak Parah, Apa Solusinya?”

Redaksi

Lampung Barat, KabarSejagat.com – Sekolah Dasar Negara (SDN) 3 Karang Agung, kecamatan Way Tenong, kabupaten Lampung Barat, gedung sekolah rusak parah dan infrastruktur jalan yang jelek sehingga menghambat proses belajar dan mengajar di SDN 3 tersebut. Rabu 26 februari 2025.

Dengan kondisi gedung sekolah yang rusak parah itu, membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk segera membantu dengan penyediaan gedung pembelajaran yang baru dan layak untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Kondisi gedung sekolah saat ini rusak parah dengan berharap ruang belajar yang terbuat dari bahan kayu dan papan mulai rusak, serta berlubang akibat termakan usia dan rayap sehingga sangat membahayakan keselamatan siswa dan guru pada saat pembelajaran di dalam kelas.

Terlihat atap, serta plafon ruangan yang rusak menimbulkan rasa kurang nyaman serta sangat menggangu konsentrasi belajar siswa. Perasaan cemas pun timbul jika sewaktu-waktu atap gedung roboh dan menimpa guru serta anak didik.

Kepala Sekolah SDN 3 Karang Agung Lantang Jaya, S.Pd.SD., saat di hubungi Media ini mengatakan. Gedung sekolah yang mulai rusak dan mengkhawatirkan ini perlu mendapatkan bantuan penuh dari pemerintah dengan pembangunan gedung sekolah permanen yang baru sehingga kenyamanan dan keselamatan siswa serta guru terjamin dengan baik.

Walaupun kondisi gedung mengkhawatirkan sebagai kepala sekolah dirinya tetap memberikan motivasi bagi para guru untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar bagi anak didik.

“Kondisi sekarang memang boleh dikatakan rusak parah, tapi masih kita gunakan,”ungkapnya.

Sebagai kepala sekolah pihaknya berharap agar kondisi bangunan sekolah yang sudah rusak ini segera mendapatkan perhatian pemerintah, walaupun gedung sekolah SDN 3 Karang Agung ini telah kami usulkan ke dinas pendidikan, namun harapan kami agar bisa segera dibangun, agar proses belajar mengajar bisa fokus,”harapannya.

Alhamdulillah penambahan lahan secara swadaya oleh masyarakat Pemangku Cengkaan dengan ukuran 10X40 M ini bisa juga untuk acuan pembangunan, penambahan gedung baru, karena gedung lama cuma 5 Lokal, 1 di pakai untuk kantor guru, dan sisanya untuk ruang kelas, belajar secara kelas rangkap.

“Dengan harapan kami pihak sekolah usulan prioritas pembangunan sarana prasarana berupa gedung dan bangunan gedung baru bisa secepatnya dan tidak tertunda, ini penting yang cukup lama kami harapkan, agar anak didik bisa berdaya saing dengan sekolah-sekolah yang fasilitas nya sudah lengkap.

Lebih lanjut Lantang Jaya mengucapkan terimakasih mewakili seluruh dewan guru SDN 3 kepada Peratin karang agung Junaedi Sopantono,A.Md., beserta jajarannya, dan juga masyarakat yang telah secara swadaya membebaskan lahan untuk lokasi sekolah di Pemangku Cengkaan serta telah melakukan Pengerasan jalan secara swadaya dan bergotong royong.

Kegiatan ini sudah lama kami agendakan, penggalangan dana juga sudah lama terkumpul, dengan tujuan pengerasan jalan ini untuk mempermudah akses jalan, terutama ibu-ibu dewan guru yang rumah nya dari kampung, dan rata-rata pakai motor matic kondisi jalan seperti itu, kami berkordinasi dengan Peratin dan pemangku, serta warga untuk membantu gotong royong, hingga akhir Alhamdulillah Pengerasan jalan tersebut selesai.

“Sebelumnya ibu dewan guru sangat merasakan akses jalan bila musim hujan seperti sekarang, jalan ekstrim bagi ibu guru, bahkan terkadang saat lewat mereka menunggu warga untuk membantu mendorong motor, dengan melakukan Pengerasan ini mudah-mudahan kedepannya ibu dewan guru lancar membawa kendaraannya,”tandasnya.(Kodri)

Redaksi