Lampung, KabarSejagat.com – Polda Lampung mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang semakin marak, terutama di lingkungan usaha seperti kafe dan warung.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan pentingnya pengamanan ekstra untuk mencegah aksi pencurian. Menurutnya, pelaku kejahatan kini semakin kreatif dalam menjalankan aksinya, termasuk menyamar sebagai pelanggan atau pegawai.
“Kami mengimbau pemilik usaha untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memasang CCTV, memperkuat kunci pintu dan jendela, serta lebih selektif terhadap orang asing yang masuk,” ujar Kombes Yuyun, Sabtu (8/3/2025).
Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan orang dengan gelagat mencurigakan di sekitar tempat usaha. Kerja sama antara warga dan aparat kepolisian dinilai penting untuk mencegah tindak kriminal sebelum terjadi.
Residivis Kembali Berulah
Sementara itu, seorang residivis berinisial RW (24), warga Kelurahan Sidodadi, Kedaton, Bandar Lampung, kembali diamankan polisi setelah terbukti melakukan pencurian di 10 lokasi berbeda. RW ditangkap di rumahnya pada Kamis (6/3/2025) setelah terekam CCTV saat melakukan aksinya.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menjelaskan bahwa RW menggunakan modus unik dengan mengenakan apron kafe agar tidak dicurigai.
“Pelaku menyamar sebagai pegawai kafe sehingga terlihat seperti bagian dari operasional usaha tersebut. Dengan cara ini, ia bisa lebih leluasa saat beraksi,” ungkap Kombes Alfret.
Dalam aksinya, RW menggasak uang tunai Rp6,5 juta serta berbagai barang berharga, seperti ponsel, laptop, tablet, mesin kasir, dan sembako. Polisi berhasil mengamankan barang bukti hasil curian dari beberapa lokasi yang menjadi sasarannya.
Berdasarkan catatan kepolisian, RW merupakan residivis kasus penganiayaan yang baru bebas pada Agustus 2024. Kini, ia kembali dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Kombes Alfret pun mengimbau pemilik usaha untuk tidak lengah terhadap potensi kejahatan semacam ini.
“Pastikan setiap pegawai yang bekerja telah terverifikasi dengan baik, dan jangan mudah percaya kepada orang asing yang mengaku sebagai bagian dari tim usaha Anda,” pungkasnya.
Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna memastikan keamanan lingkungan usaha di Lampung tetap terjaga. (*)