Pesisir Barat, KabrSejagatNews.com — Musibah kecelakaan laut terjadi di perairan Way Haru, Pekon Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut, sebuah perahu nelayan diterjang ombak hingga terbalik. Satu nelayan berhasil menyelamatkan diri, sementara seorang rekannya hingga kini masih dalam pencarian.
Nelayan yang berhasil selamat diketahui bernama Herwandi (40). Sementara korban yang belum ditemukan adalah Suroso (35). Keduanya merupakan warga Pekon Way Haru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Herwandi dan Suroso berangkat melaut menggunakan perahu atau jukung merek Sepanas Ujung.
Saat berada di jalur keluar-masuk perahu, jukung yang mereka gunakan tiba-tiba diterjang ombak dengan ketinggian sekitar tiga meter. Kuatnya hantaman ombak membuat perahu terhempas hingga akhirnya terbalik.
Dalam situasi tersebut, Herwandi berupaya mencari rekannya, Suroso. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Herwandi kemudian terombang-ambing di tengah laut selama kurang lebih tiga jam sebelum akhirnya berhasil mencapai pantai dan menyelamatkan diri.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Ngaras langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pencarian terhadap nelayan yang masih hilang.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan D, S.Psi., M.M., mengatakan petugas telah melakukan sejumlah langkah di lapangan.
“Petugas terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Basarnas, BPBD Pesisir Barat, Satpolair, Posal Bangkunat, dan Inafis Polres Pesisir Barat,” ujar Doni.
Selain melakukan pencarian, petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Akibat kecelakaan laut itu, satu unit perahu atau jukung beserta mesin Yamaha 15 PK mengalami kerusakan ringan.
Hingga berita ini diterbitkan, Suroso masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
Kepolisian juga mengingatkan para nelayan agar lebih memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum memutuskan untuk melaut.
Kapolsek Ngaras mengimbau nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca maupun gelombang dinilai membahayakan.
Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (Joni)



