Dua Mahasiswi Unila Hilang Terseret Arus di Wira Garden, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Bandarlampung, KabarSejagat.com – Dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras di aliran sungai kawasan wisata Wira Garden, Rabu (1/4/2026). Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian secara intensif.

Peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban bersama sejumlah rekannya tengah berada di sekitar aliran sungai di lokasi wisata tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi sungai pada awalnya terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda bahaya.

Namun, situasi berubah secara tiba-tiba ketika debit air meningkat dengan cepat. Diduga, peningkatan volume air disebabkan oleh hujan deras yang terjadi di wilayah hulu, sehingga mengakibatkan arus sungai menjadi deras dan tidak terkendali.

Dalam kondisi tersebut, kedua korban yang berada di sekitar aliran sungai tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus.

Mendapat laporan kejadian, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Unsur yang terlibat meliputi Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, TNI, Kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, serta relawan dari berbagai organisasi kebencanaan.

Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai, termasuk pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut. Selain itu, tim juga memperluas area pencarian hingga ke bagian hilir sebagai langkah antisipasi apabila korban terbawa arus lebih jauh.

Hingga berita ini disusun, kedua korban belum berhasil ditemukan. Kondisi cuaca yang tidak menentu serta debit air yang masih berpotensi meningkat menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas di kawasan wisata berbasis sungai, khususnya pada musim hujan. Diperlukan peningkatan kewaspadaan dari pengunjung, serta penguatan sistem pengawasan dan peringatan dini oleh pengelola wisata dan pemerintah daerah.

Tim SAR gabungan masih terus melanjutkan upaya pencarian dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan. (*)

Admin