Bupati Pesibar Tegaskan Prioritas Kualitas pada Pembangunan Jembatan Way Pemerihan

Pesisir Barat, KabarSejagat.com — Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan dan Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri ekspose penanganan pembangunan Jembatan Way Pemerihan yang digelar di ruang rapat Bupati, Lantai 4 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Senin (14/7/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekda, Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Tanwir, S.E., M.M., serta pelaksana proyek dari CV. Anti Caxi Milan, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam arahannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Way Pemerihan tidak hanya dituntut untuk dikerjakan secara cepat, tetapi juga harus mengutamakan kualitas konstruksi.

“Lebih dari sekadar percepatan pelaksanaan, saya minta kualitas bangunan benar-benar menjadi prioritas utama dan sesuai dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat vital sebagai akses utama masyarakat di empat pekon di wilayah Way Haru. Oleh karena itu, pembangunan jembatan harus benar-benar berdampak positif bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat setempat.

“Kepentingan masyarakat harus menjadi hal utama. Dengan dibangunnya Jembatan Way Pemerihan, kita harapkan aktivitas harian masyarakat serta mobilisasi hasil bumi dapat berjalan lebih lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Tanwir, S.E., M.M., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan jembatan direncanakan akan dimulai dua pekan mendatang dengan alokasi anggaran sebesar Rp3,7 miliar.

“Kami berharap proses pelaksanaan berjalan lancar dan tepat waktu. Sehingga ke depan, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan untuk melintasi sungai tersebut,” ujar Tanwir.

Ekspose ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam meningkatkan infrastruktur dasar, khususnya yang mendukung konektivitas dan aksesibilitas masyarakat di daerah terpencil maupun rawan terisolasi. (Joni)

Admin