Rakorwil LPP PWM Jawa Tengah Hasilkan Pilot Project Pesantren Tafaqquh fii Ad-Din

Proses sistem kaderisasi ulama ini akan menjadi percontohan dan menjawab kegelisahan kader ulama selama ini di persyarikatan Muhammadiyah Jawa Tengah. Harapan besar 10 tahun kedepan akan lahir calon-calon ulama yang faqih dan mumpuni di Jawa Tengah, tegas Ketua LPP PWM Jateng.

Dalam rangkaian rakorwil LPP ini menghadirkan Lazismu Jawa Tengah pada sesi ketiga sebagai nara sumber dan juga penanda tanganan MOU Kerjasama antara LPP dan Lazismu terkait penyiapan SDM Pesantren dan Kaderisasi Ulama melalui Beasiswa Pendidikan Santri.

Ketua LPP PWM Jawa Tengah KH. M. Irzal menyampaikan bahwa MOU kerjasama dengan Lazismu ini punya harapan besar investasi Sumber Daya Manusia Kader Persyarikatan. “MOU ini kami digagas guna membantu persyarikatan menyiapkan sistem kaderisasi ulama di masa datang,” tutur sang kyai.

“Lazismu sebagai fundraising pesantren Muhammadiyah Jawa Tengah berkomimen untuk wujudkan Kader Ulama persyarikatan”, lanjutnya.

Direktur Lazismu PWM Jawa Tengah Ikhwanussofa menyampaikan komitmen lazismu Jateng menjadi pelopor terwujudnya kader ulama. “Kami siap membantu LPP PWM Jateng wujudkan kader Ulama per syarikatan Muhammadiyah Jawa Tengah dengan skema beasiswa kader pesantren,” ucap mas Ikhwan.

Penanda tanganan MOU tersebut juga disaksikan Wakil Ketua PWM Jawa Tengah KH. M. Abduh Hisyam, S.Ag sebagai saksi pertama dan juga pembina Asfa Foundation KH. Anang Masyhadi, Lc, MA. Ph.D yang menjadi saksi kedua dalam acara tersebut. (Tarqum Aziz)

Admin