Pengembang Perumahan TITIMONGSO Diduga Belum Merealisasikan Sejumlah Janji kepada Warga

 Semarang,  KabarSejagatNews.com – Sejumlah warga Perumahan TITIMONGSO yang berlokasi di Desa Klowoh, Kecamatan Lemahireng, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengaku kecewa karena sejumlah fasilitas yang dijanjikan pengembang hingga kini disebut belum juga direalisasikan. Senin, 6 Juli 2026

Perumahan yang mulai dibangun sekitar tahun 2017–2018 itu, menurut keterangan warga, sejak lama dijanjikan akan dilengkapi berbagai fasilitas umum, termasuk tempat ibadah (mushola) dan sarana pendukung lainnya. Namun, hingga saat ini warga mengaku belum melihat realisasi atas janji tersebut.

Warga menyebut telah berulang kali meminta kejelasan kepada pihak pengembang mengenai pembangunan fasilitas umum tersebut. Meski beberapa kali menerima janji bahwa pembangunan akan segera dilakukan, menurut mereka hingga kini belum ada perkembangan yang signifikan.

Merasa aspirasi mereka belum mendapatkan kepastian, sejumlah warga kemudian meminta bantuan kepada tim media dan lembaga pendamping untuk memfasilitasi komunikasi dengan pihak pengembang.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, tim media dan lembaga mengaku telah melakukan upaya komunikasi secara langsung dengan pihak pengembang, termasuk bertemu dengan Manajer Proyek yang disebut berinisial SG.

Dalam pertemuan tersebut, menurut tim media dan lembaga, pihak pengembang menyampaikan komitmen bahwa pembangunan mushola serta beberapa fasilitas umum lainnya akan direalisasikan dalam waktu sekitar satu bulan.

Namun, setelah melewati tenggat waktu yang disampaikan, warga menyatakan belum melihat adanya realisasi pembangunan fasilitas yang dijanjikan tersebut.

Selain persoalan fasilitas umum, sejumlah warga juga mengeluhkan kondisi lingkungan perumahan. Mereka mengaku terdapat beberapa bangunan rumah yang baru berusia sekitar satu tahun namun sudah mengalami keretakan pada dinding. Warga juga menyoroti kondisi jalan lingkungan yang sebagian disebut belum dibangun atau mengalami kerusakan sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan. Bahkan, menurut pengakuan warga, beberapa penghuni sempat terjatuh akibat kondisi jalan tersebut.

Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan realisasi fasilitas umum lain yang sebelumnya disebut akan disediakan, seperti area pemakaman serta sarana pendukung lingkungan lainnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengembang Perumahan TITIMONGSO maupun Manajer Proyek berinisial SG belum memberikan realisasi atas sejumlah janji yang disampaikan kepada warga, sebagaimana yang dikeluhkan masyarakat. Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak pengembang apabila ingin memberikan penjelasan atau tanggapan atas pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (TIM)

 

Admin