Perkuat SDM, Pemkab Pesisir Barat Resmikan Konsorsium Pendidikan untuk Tekan Angka Anak Putus Sekolah

Pesisir Barat, KabarSejagat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan sektor pendidikan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengesahkan dan mengaktifkan Konsorsium Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 melalui Forum Jejak KREASI yang berlangsung di Aula Hotel Sartika, Krui, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pesisir Barat, Dr. Drs. Gunawan, M.Si., yang hadir mewakili Bupati Pesisir Barat.

Forum tersebut juga dihadiri Regional Manager Program KREASI Provinsi Lampung Zulfa, Program Manager KREASI Pesisir Barat Sari Lestari, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pendidikan, Aisyiyah, PGRI, HIMPAUDI, LPAI, IGI, Pergunu, DAMAR, K3S, serta para peserta Forum Jejak KREASI.

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang dibacakan Kepala Bapperida, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Guru Belajar, Program KREASI, Global Partnership for Education, Save the Children, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta seluruh mitra pembangunan yang selama ini berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.

Bupati menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meskipun IPM Kabupaten Pesisir Barat terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan bersama, terutama persoalan anak putus sekolah.

Menurutnya, upaya mengatasi persoalan tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap anak memperoleh hak yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas.

Melalui pengesahan Konsorsium Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap lahir sinergi yang lebih kuat dalam merancang berbagai program pendidikan berbasis data, inovatif, dan berkelanjutan.

Konsorsium ini juga diharapkan menjadi wadah koordinasi yang mampu menyatukan langkah pemerintah daerah, satuan pendidikan, Kementerian Agama, organisasi profesi, lembaga masyarakat, hingga mitra pembangunan dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa depan.

Tak hanya itu, Pemkab Pesisir Barat juga mulai mendorong pemanfaatan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), sebagai bagian dari transformasi pendidikan. Teknologi tersebut diharapkan mampu membantu penyusunan kebijakan yang lebih akurat, memetakan anak yang berisiko putus sekolah, serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar secara lebih efektif dan efisien.

Mengakhiri sambutannya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat menekan angka anak putus sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mencetak generasi Pesisir Barat yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan,” demikian harapan yang disampaikan dalam forum tersebut. (Joni)

Admin