Ketua Dekranasda Pesibar Lantik Pengurus Baru, Bupati: Saatnya Kerajinan Lokal Naik Kelas

Pesisir Barat, KabarSejagat.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., secara resmi melantik pengurus Dekranasda Pesibar Masa Bakti 2025–2030, Jumat (9/5/2025), di Lobi Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar.

Pelantikan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan dan Irawan Topani, S.H., M.Kn., jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai organisasi aktif di wilayah Pesibar.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Dian Hardiyanti Dedi menegaskan bahwa Dekranasda bukan sekadar organisasi, melainkan lembaga strategis yang berperan dalam pembinaan, pelestarian, dan pengembangan sektor kerajinan daerah. Ia menjelaskan bahwa Dekranas lahir dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Perindustrian dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 3 Maret 1980, yang kemudian diperkuat dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri pada 15 Desember 1981 sebagai dasar pembentukan Dekranasda di tingkat daerah.

“Dekranasda Pesibar hadir untuk mendorong kemajuan sektor kerajinan lokal, sejalan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Dekranas,” ujar Dian Hardiyanti.

Pelantikan pengurus Dekranasda Pesibar kali ini didasarkan pada SK Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Nomor 15/Dekranasda/SK/IV/2025 tertanggal 23 April 2025, yang mengesahkan susunan pengurus masa bakti lima tahun ke depan.

“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Semoga mampu mengemban amanah dan mendukung program pemerintah daerah dalam membangun perekonomian masyarakat, khususnya melalui sektor kerajinan,” pungkas Dian Hardiyanti.

Sementara itu, Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Dekranasda dalam pembangunan ekonomi kreatif daerah. Ia menyebut pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memajukan kerajinan lokal.

“Dekranasda memiliki posisi strategis sebagai penjaga identitas budaya melalui pembinaan kerajinan khas daerah. Pesibar punya kekayaan budaya dan potensi kerajinan yang luar biasa, seperti tapis, anyaman, ukiran, hingga produk olahan khas lainnya. Ini semua perlu kita angkat agar bisa bersaing secara nasional maupun global,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Dedi Irawan mendorong sinergi antara Dekranasda dengan pelaku UMKM, komunitas kreatif, DiskopUKMdag, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan ekosistem kerajinan yang inovatif dan berdaya saing.

“Kepada seluruh OPD terkait, saya minta untuk memberikan dukungan maksimal—baik pembinaan, promosi, maupun akses permodalan—agar produk lokal kita mampu menembus pasar yang lebih luas,” tutupnya.

Dengan dilantiknya pengurus baru, Dekranasda Pesibar diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan industri kerajinan lokal dan wadah kolaborasi seluruh pelaku ekonomi kreatif di Bumi Para Sai Batin dan Ulama. (Joni)

Admin