Pesisir Barat, KabarSejagat.com – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri kegiatan Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Provinsi Lampung yang digelar di Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu (28/5/2025).
Wabup Irawan hadir bersama jajaran pejabat dari Pesibar, di antaranya Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMdag), Siswandi, S.Kom., M.H., empat Tenaga Ahli (TA), serta 10 perwakilan Peratin dan Lembaga Himpunan Pekon (LHP) dari berbagai kecamatan di Pesibar.
Kegiatan strategis tersebut turut dihadiri para tokoh penting nasional, seperti Menko Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, dan Wamen-KP Didit Herdiawan Ashaf, serta Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., anggota DPR RI, pimpinan tinggi madya Kabinet Merah Putih, dan Forkopimda Provinsi Lampung.
Acara ini juga diikuti ratusan peserta dari desa dan kelurahan se-Provinsi Lampung, mulai dari BPD, kepala desa, lurah, hingga unsur masyarakat desa lainnya.
Dalam sambutannya, Menko Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pembentukan koperasi desa menjadi strategi utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi berbasis rakyat, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan amanat Pasal 33 UUD 1945.
“Koperasi desa akan memangkas rantai pasok panjang, mengurangi ketergantungan pada tengkulak, dan membuka lapangan kerja di desa. Layanan koperasi akan mencakup sembako murah, klinik, cold storage, hingga agen pupuk dan LPG,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menambahkan bahwa melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, dirinya ditunjuk sebagai koordinator percepatan pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Program ini ditopang oleh skema pendanaan dari Kementerian Keuangan melalui Himbara dengan plafon hingga Rp3 miliar dan tenor enam tahun per koperasi.
“Diperkirakan satu koperasi dapat menyerap 25 tenaga kerja. Targetnya, dua juta lapangan kerja baru tercipta di desa. Inilah fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Menko Zulkifli.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung menjadi yang tercepat secara nasional dalam melaksanakan Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.
“Per 26 Mei 2025, 100% dari 2.651 desa dan kelurahan di Lampung telah menggelar musyawarah khusus. Sebanyak 682 desa sudah memproses pendirian koperasi, dan 252 koperasi telah berbadan hukum,” jelasnya.
Pemprov Lampung juga telah membentuk Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi yang akan memastikan seluruh koperasi rampung berbadan hukum paling lambat 30 Juni 2025.
“Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada para kepala daerah, kepala desa, dan masyarakat atas semangat kolektif dalam membangun kemandirian desa. Langkah ini adalah awal dari desa yang kuat dan Lampung yang maju,” tutup Wakil Gubernur Jihan Nurlela.
Kehadiran Wakil Bupati Irawan Topani di ajang nasional ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung program strategis nasional. Wabup menyampaikan harapannya agar Koperasi Merah Putih bisa menjadi motor penggerak ekonomi di seluruh pekon di Pesibar.
“Kami siap berkontribusi maksimal dalam membangun koperasi desa yang kuat dan mandiri. Ini bukan hanya program, tapi jalan nyata menuju kesejahteraan rakyat,” ucapnya singkat saat ditemui di sela kegiatan. (Joni)


