Tragedi Warga Lampung Barat di Batam: Bupati Parosil Mabsus Sampaikan Bela Sungkawa dan Himbauan untuk Masyarakat

Lampung Barat, KabarSejagat.com – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas tragedi yang menimpa warga Lampung Barat, Dwi Putri Apriliani Dini (25), yang ditemukan meninggal dunia di Batam, Kepulauan Riau, diduga menjadi korban perdagangan orang. Peristiwa yang menyedihkan ini mengungkapkan kekejaman praktik perdagangan manusia yang berujung pada penyekapan dan penganiayaan yang menyebabkan kematiannya. Senin, 1 Desember 2025.

Dwi Putri, yang berasal dari Pekon Puramekar, Kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat, diketahui bekerja sebagai “lady companion” di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jodoh Seraya, Batam. Sebelum mulai bekerja, Dwi ditempatkan di mess penampungan trainee di Jodoh Permai, Batu Ampar, untuk proses orientasi. Namun, dalam perjalanan pekerjaannya, ia diduga mengalami penyekapan yang berujung pada kekerasan hingga akhirnya meninggal dunia.

Bupati Parosil Mabsus Sampaikan Duka Cita Mendalam

Bupati Parosil Mabsus menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Dwi Putri. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan rasa belasungkawa yang tulus kepada keluarga korban dan berharap mereka diberikan ketabahan.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah Dwi Putri Apriliani Dini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Saya juga berdoa agar almarhumah diterima amal ibadahnya dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan,” ujar Bupati Parosil Mabsus dengan penuh empati.

Himbauan Bupati Parosil untuk Masyarakat Lampung Barat

Selain mengucapkan bela sungkawa, Bupati Parosil juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung Barat yang berencana bekerja di luar daerah untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan mereka. Ia mengingatkan agar masyarakat lebih teliti dalam memilih pekerjaan dan memastikan bahwa perusahaan atau pihak yang menawarkan pekerjaan memiliki status yang jelas dan dapat dipercaya.

“Saya ingin mengingatkan kepada warga Lampung Barat yang ingin bekerja di luar daerah untuk lebih berhati-hati. Pastikan bahwa perusahaan atau agen yang mengundang Anda bekerja benar-benar terverifikasi dan memiliki reputasi yang baik. Jangan mudah terbuai janji manis atau bujuk rayu yang tidak jelas asal-usulnya,” lanjut Bupati Parosil.

Bupati Parosil juga menekankan pentingnya koordinasi dengan aparat setempat, baik di tingkat desa maupun kecamatan, sebelum memutuskan untuk bekerja di luar daerah. “Lakukan koordinasi yang baik dengan aparat desa atau kecamatan. Ini penting agar jika ada masalah atau kendala, bisa segera ditangani dengan cepat. Jangan ragu untuk mencari informasi atau bantuan jika merasa tidak aman di tempat kerja,” ujar Parosil.

Proses Hukum yang Terus Dipantau

Kasus ini telah menarik perhatian publik, dan polisi telah menangkap salah satu pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan orang tersebut. Penyidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut. Bupati Parosil mengajak masyarakat untuk terus mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal.

“Kasus ini harus kita kawal bersama, agar para pelaku mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya kewaspadaan terhadap praktik perdagangan orang yang masih marak terjadi,” tegas Parosil.

Kesadaran dan Kewaspadaan Masyarakat Lampung Barat

Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat Lampung Barat. Ia mengajak warga untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah tergoda dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pekerja migran yang harus lebih diperhatikan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

“Semoga kejadian ini membuat kita lebih sadar dan waspada. Saya berharap tidak ada lagi warga Lampung Barat yang menjadi korban dari praktik ilegal seperti ini. Mari kita jaga keselamatan bersama,” tutup Bupati Parosil Mabsus.

Kejadian tragis ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan dalam memilih pekerjaan, terutama bagi mereka yang ingin bekerja di luar daerah, agar tidak terjebak dalam praktik perdagangan manusia yang merugikan. (Kodri)

Admin