Pesisir Barat, KabarSejagat.com – Unit Reskrim Polsek Bangkunat Polres Pesisir Barat berhasil menga mankan pelaku penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dan menyimpan barang yang diduga narkoba jenis sabu dan daun ganja di Jalan Pelabuhan Siging, Pekon Pardasuka, Kecamatan Ngarasa, Kabupaten Pesisir Barat pada hari Rabu (13/11/2024) yang lalu.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.ik, MH., melalui Kapolsek Bangkunat Akp Zulkifli membenar kan bahwa anggotanya telah mengamankan seorang laki laki an. JC (37) warga Pekon Way Jambu Kecamatan, Pesisir Selatan diduga sebagai pelaku penyelundupan Benih bening Lobster dan pada juga pada saat penggeledahan di dompet laki laki tersebut membawa 2 klip plastik bening yang berisi di duga narkoba jenis sabu sabu dan daun ganja yang di bungkus koran.
Awalnya Kanit Reskrim Ipda Mardiyanto bersama team sedang patroli hunting cegah C3 ke arah pela buhan siging, kemudian lewat mobil Daihatsu Xenia warna silver dengan nomor polisi D 1563 ACD, karna curiga kemudian anggota memberhentikan mobil tersebut dan setelah di periksa terdapat 1 (satu) buah polyfoam berisikan benih bening Lobster, team melanjutkan pemeriksaan dan didapati dalam dompet sdr JC terdapat 2 klip plastik bening diduga sabu dan 1 bungkus koran kecil yang berisi daun ganja, team mengamankan pelaku dan barng bukti kemudian kordinasi dengan unit tipidter dan Sat Narkoba Polres Pesisir Barat guna penanganan selanjutnya.
Disamping itu kasat reskrim polres pesisir barat Iptu Algy Ferlyando Seiranausa, S.trk., MH., membenar kan penangkapan tersebut, pelaku dan barang bukti sudah di amankan dipolres pesisir barat guna dilaku kan proses penyidikan selanjutnya.
Petugas berhasil mengamankan barang bukti dari pelaku berupa 1 (satu) Unit Mobil merk Daihatsu Xen ia warna Silver dengan Nopol D 1562 AC, ± 366 (tiga ratus enam puluh enam) ekor benih bening lobster, 1 (satu) Buah Box Polyfoam warna Putih,2 (dua) box blower, 2 klip plastik bening diduga narkoba jenis sabu dan 1 bungkus kecil koran yang berisi diduga narkoba jenis ganja.
Untuk pelaku terkait kepemilikan narkoba yang menangani Sat Reskrim Narkoba, lelaki di jerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) atau pasal 111 ayat (1) undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang nar kotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 20 tahun penjara.
Sedangkan untuk tindak pidana perikanan yaitu penyelundupan BBL perkara yang Menangani Unit Tipid ter Sat Reskrim Polres Pesisir Barat, pelaku di jerat dengan setiap orang yang dengan sengaja memasuk kan, mengeluarkan, mengadakan, mengedarkan benih lobster yang dilarang ke dalam dan/atau ke luar Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPRI) dan/atau melakukan usaha Perikanan yang tidak memiliki Perizinan Berusaha di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPRI).
Seba gaimana dimaksud dalam Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat (1) dan/atau Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 ten tang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Joni/*)