22 Warga Pekon Lumbok Induk Terima BLT-DD Tahap Pertama 2025

Lampung Barat,  KabarSejagat.com – Pemerintah Pekon Lumbok Induk, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama Tahun Anggaran 2025, Senin (3/6/2025).

Acara penyaluran yang dipusatkan di Balai Pekon Lumbok Induk ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Lumbok Seminung, Peratin Lumbok Induk Ari Darmanto, SH, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota LHP, serta jajaran aparatur pekon setempat.

Pada tahap pertama ini, pemerintah pekon menyalurkan BLT-DD kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing penerima telah melalui proses verifikasi berdasarkan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

Peratin Ari Darmanto menegaskan, bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban ekonomi warga, khususnya masyarakat yang paling terdampak kondisi harga kebutuhan pokok.

“Harapan kami selaku pemerintah pekon, hendaknya bantuan yang diterima digunakan sebaik mungkin. Semoga benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan meringankan beban, apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H,” ujar Ari Darmanto.

Suasana penyaluran BLT-DD berlangsung tertib dan penuh antusias. Warga penerima tampak bersyukur atas bantuan yang diberikan. Beberapa di antaranya menyebutkan bahwa dana ini akan dipakai untuk kebutuhan pokok keluarga dan persiapan menjelang lebaran kurban.

Program BLT-DD juga mendapat apresiasi dari masyarakat karena proses penyaluran dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari LHP hingga aparat keamanan desa.

Kehadiran pendamping desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Pemerintah pekon menegaskan akan terus menjaga keterbukaan dan akuntabilitas dalam setiap tahap penggunaan Dana Desa.

Penyaluran BLT-DD di Pekon Lumbok Induk tahap pertama 2025 menjadi bukti bahwa Dana Desa memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat kurang mampu. Dengan sinergi antara pemerintah pekon, aparatur kecamatan, serta aparat keamanan, bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban sesaat, tetapi juga memberi semangat baru bagi warga dalam menyambut hari-hari besar keagamaan dan aktivitas ekonomi ke depan. (Busairi)

Admin