Pekon Buay Nyerupa Gelar Fogging Massal untuk Cegah DBD, Camat Sukau Turut Hadir

Lampung Barat, KabarSejagat.com– Guna menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, melaksanakan kegiatan penyemprotan atau fogging di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (05/06/2025) dan dihadiri oleh Camat Sukau, Pj Peratin Buay Nyerupa, perangkat pekon, serta tim medis dari Puskesmas Buay Nyerupa.

Fogging ini bertujuan untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyebab penyakit DBD. Beberapa warga sebelumnya diketahui telah terjangkit, sehingga langkah cepat dan preventif ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

“Kami berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari ancaman DBD, dan fogging ini menjadi salah satu langkah yang kami tempuh. Koordinasi juga terus kami jalin dengan Puskesmas dan bidan desa untuk pengawasan lanjutan,” ujar Pj Peratin Buay Nyerupa Edi Alekson.

Camat Sukau Juremiyudi, SH, MM., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif pekon dalam merespons cepat kasus DBD yang muncul. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain melakukan fogging, pemerintah pekon dan tenaga kesehatan setempat mengimbau warga untuk melaksanakan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air secara berkala,
  • Menutup rapat tempat penyimpanan air,
  • Mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menampung air,
  • Plus upaya tambahan seperti memakai obat nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh, terutama di area rumah warga yang sebelumnya dilaporkan terkena dampak. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mencegah penyebaran DBD, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami berharap dengan adanya fogging ini, kasus DBD di Pekon Buay Nyerupa bisa segera ditekan, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” tutup petugas dari Puskesmas Sukau. (Busairi)

 

Admin