BPBD Lampung Barat Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pekon Buay Nyerupa

Lampung Barat, KabarSejagat.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana kembali dibuktikan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) secara resmi dilakukan di Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, pada Selasa, 15 Juni 2025.

Peluncuran program ini berlangsung hangat dan sarat semangat gotong royong. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Barat, Hidayatulloh, PJ Peratin Pekon Buay Nyerupa, Camat Sukau, LHP, Babinsa, aparatur pekon, serta masyarakat setempat.

“Pembentukan Desa Tangguh Bencana ini merupakan pijakan awal yang sangat penting untuk membangun budaya tanggap dan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana,” ujar Hidayatulloh dalam sambutannya.

Desa Tangguh Bencana bukan sekadar label program. Ini adalah bentuk nyata pemberdayaan masyarakat desa untuk mandiri, adaptif, dan resilien terhadap bencana. Dalam konsep Destana, masyarakat didorong untuk menjadi pelaku aktif pengurangan risiko, bukan sekadar objek bantuan saat bencana melanda.

Adapun tujuan utama pembentukan Destana di Buay Nyerupa meliputi:

  • Melindungi warga dari risiko bencana, terutama yang tinggal di zona rawan.

  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pengurangan risiko bencana.

  • Memperkuat kelembagaan desa, termasuk pemanfaatan sumber daya dan kearifan lokal.

Langkah Nyata Menuju Ketangguhan

Program Destana disusun melalui sejumlah tahapan strategis dan terukur, di antaranya:

  • Pengkajian risiko bencana untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan kerentanan wilayah.

  • Penyusunan rencana penanggulangan bencana, sebagai panduan taktis menghadapi situasi darurat.

  • Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang melibatkan unsur desa dan masyarakat sipil.

  • Pelatihan dan edukasi kebencanaan, agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan menghadapi bencana secara mandiri.

Dalam sistem Destana, desa diklasifikasikan dalam tiga tingkat ketangguhan: Pratama, Madya, dan Utama. Pekon Buay Nyerupa saat ini berada di tahap awal dan diharapkan dapat terus berkembang hingga mencapai level Desa Tangguh Utama yang mampu menjadi rujukan bagi pekon-pekon lainnya.

“Kami yakin, Pekon Buay Nyerupa mampu tumbuh menjadi desa tangguh yang menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Ini bukan akhir, tapi awal dari proses panjang membangun ketahanan bersama,” ungkap PJ Peratin dengan penuh semangat.

Lebih dari sekadar program formalitas, Destana menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan partisipasi aktif semua pihak, Pekon Buay Nyerupa kini melangkah menuju masa depan yang lebih aman, terorganisir, dan berdaya menghadapi tantangan alam. (Buce)

Admin