Lampung Barat, KabarSejagat.com – Pemerintah Pekon Sidodadi, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, menyelenggarakan kegiatan rembuk stunting, guna mempercepat angka kesehatan balita usia dini.
Acara yang di laksanakan pada hari Rabu (29/7/2026) dimulai pukul 08.00 hingga 10.38 wib, tersebut menetapkan sejumlah prioritas penanganan kesehatan, termasuk pengadaan alat ukur balita dan program inovasi peningkatan partisipasi masyarakat guna mempercepat penurunan angka kekerdilan di wilayah setempat.
Acara yang di hadiri oleh unsur UPT Puskesmas air hitam, Tenaga Ahli Infrastruktur Desa, Pendamping Desa, PJ Peratin Pekon Sidodadi Hamidi Sukarman, ketua LHP, serta kader posyandu ini menghasilkan kesepakatan terkait kebutuhan prioritas perencanaan pembangunan.
Berdasarkan hasil pembahasan bersama, Pekon sepakat memprioritaskan pengadaan stik tes gula darah, timbangan balita, serta alat ukur balita guna mendukung akurasi pemantauan pertumbuhan anak dan pemeriksaan kesehatan masyarakat secara berkala.
Dalam kesempatan tersebut, Pendamping Lokal Desa (PLD) Asep Arianto,S,P., menekankan pentingnya penganggaran kegiatan stunting yang tepat sasaran serta perlunya dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Ia juga mendorong para kader posyandu agar terus berinovasi dalam menarik minat kunjungan warga melalui penyediaan daya tarik khusus di pos pelayanan terpadu.
“Kami menyarankan untuk para kader agar berinovasi untuk dapat mengajak sasaran posyandu hadir untuk mengikuti posyandu, dengan mengadakan door prize untuk sasaran posyandu, harapan dengan adanya door prize mampu menarik minat para peserta untuk mengikuti posyandu,”ujar Asep Arianto.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan musyawarah laporan hasil pemeriksaan LHP yang membahas usulan perpanjangan atau pembaruan pejabat Peratin Pekon Sidodadi untuk tahun 2027.
Pembahasan tersebut Mendesak dilakukan mengingat masa jabatan PJ Peratin saat ini akan berakhir pada 25 Agustus 2026, sehingga diperlukan langkah administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan menghasilkan kesepakatan strategis bagi pembangunan Pekon. (Kodri)







