Lampung Barat, KabarSejagat.com – Kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Suoh dan BNS yang sempat viral di media sosial akhirnya mendapatkan perhatian serius. Anggo ta DPR RI dari Fraksi PDI Perjua ngan, Mukhlis Basri, bergerak cepat menanggapi keluhan masy arakat dengan aksi nyata di lapangan. Sabtu (28/12/2024).
Menyadari pentingnya akses jalan bagi aktivitas masyarakat, Mukhlis Basri menginisiasi kegia tan gotong royong bersama masyarakat setempat dan jajaran pengurus PDI Perjuangan. Dalam kegiatan tersebut, jalan-jalan yang berlubang parah langsung ditimbun menggunakan material seadanya untuk memberikan solusi sementara sambil menunggu perbaikan permanen dari pemerintah.
“Gotong Royong Sebagai Solusi Awal”
Dalam keterangannya, Mukhlis Basri menyampaikan bahwa gotong royong merupakan wujud nyata kepedulian terhadap persoalan masyarakat. “Kami tidak bisa tinggal diam melihat kondisi ini. Infrastruktur adalah urat nadi kehidupan masyarakat, dan kita harus bergerak bersama untuk mengatasinya,” ujar Mukhlis Basri saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat dal am menangani masalah infrastruktur. Menurutnya, keluhan yang viral di media sosial menjadi pengingat bahwa aspirasi masyarakat harus segera ditindaklanjuti.
Kegiatan gotong royong ini mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat setempat. Salah satu warga, mengungkapkan rasa terima kasih atas langkah cepat dan nyata yang diambil. “Kami sangat bersyukur, karena jalan ini sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Semoga ada tindak lanjut untuk perbaikan yang lebih baik,” katanya.
Selain masyarakat, jajaran pengurus PDI Perjuangan dari tingkat cabang hingga ranting turut hadir dalam aksi gotong royong tersebut. Mereka bahu-membahu bersama warga, menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas yang kuat.
Mukhlis Basri berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Suoh dan BNS hingga ada perbaikan permanen dari pemerintah. Ia juga menyatakan akan membawa persoalan ini ke tingkat pusat agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur.
Dengan aksi nyata ini, diharapkan masyarakat Suoh dan BNS dapat kembali merasakan manfaat dari infrastruktur yang layak. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu memberikan solusi bagi permasalahan di tengah masyarakat. (Kodri)





