Bupati–Wabup Pesibar Resmi Buka Krui Heritage Festival 2025, Tampilkan Pesona Budaya Bumi Para Sai Batin dan Ulama

 

Pesisir Barat, KabarSejagat.com – Gelaran Krui Heritage Festival 2025 resmi dibuka di Lapangan Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat (Pesibar) pada Kamis (14/8/2025) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati dan Wakil Bupati Pesibar, Dedi Irawan – Irawan Topani, S.H., M.Kn.

Acara pembukaan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP-PKK Pesibar Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Ketua I TP-PKK Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Pj. Sekda Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M., Kapolres Pesibar AKBP. Bestiana, S.I.K., M.M., Dandim 0422/Lampung Barat Letkol Inf. Rizky Kurniawan, para asisten, staf ahli, seluruh kepala OPD, serta tokoh besar Lampung sekaligus penyanyi Lampung Tanoh Lada, Andi Achmad Sampurna Jaya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menegaskan bahwa budaya adalah akar yang menyatukan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Krui Heritage Festival bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga sarana pembelajaran, pelestarian, dan promosi pesona budaya Lampung.

“Festival ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Pesibar dalam menjaga dan mengenalkan warisan budaya lokal, mulai dari seni, tradisi, hingga kuliner khas Bumi Para Sai Batin dan Ulama,” ujar Irawan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari sanggar seni, manajemen acara, komunitas lokal, hingga sponsor yang telah berkolaborasi demi mewujudkan festival ini.

“Gelaran Krui Heritage Festival memiliki tujuan strategis untuk memperkuat branding Pesibar sebagai destinasi wisata budaya di Lampung, sejalan dengan visi Pesibar Sejahtera, Maju, Madani, Religius,” tambahnya.

Tahun ini, festival menyuguhkan beragam perlombaan dan kegiatan, seperti lomba solo song, lomba tumpeng Hari Kemerdekaan, tari kreasi dan tari Bedana Tayuhan, lomba wastra Pesibar, panjat pinang (beruk), fashion show, karnaval budaya, tabligh akbar, bazar UMKM, hingga wahana hiburan anak.

Irawan mengajak seluruh masyarakat Pesibar untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam rangkaian acara tersebut.

“Jadikan Krui Heritage Festival sebagai panggung kolaborasi, tempat berbagi cinta terhadap daerah, dan bukti bahwa masyarakat Pesibar modern tanpa meninggalkan akar budaya, religius dalam tindakan, serta peduli pada masa depan lingkungan,” pungkasnya. (Joni)

Admin