Genangan Air Jadi Viral Pemerintah Benahi Drainase Pembuangan Air Jalan Sekincau – Pagar Dewa

Lampung Barat, KabarSejagat.com – Setelah sempat viral di media sosial karena kerap tergenang setiap turun hujan, jalan penghubung Kecamatan Sekincau – Pagar Dewa akhirnya mulai dibenahi. Pemerintah melakukan pembuatan siring pembuangan air sebagai langkah awal mengatasi banjir genangan yang selama ini dikeluhkan warga.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Lampung Barat H. Sutikno, Camat Sekincau beserta staf, PJ Peratin Pampangan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur Badan Penanggulangan Bencana Daearh (BPBD) Lampung Barat. Hadirnya berbagai unsur ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi permanen.

Genangan air kerap terjadi di Pekon Pampangan, Dusun Dangduana, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat tepat di ruas jalan penghubung Sekincau – Pagar Dewa. Setiap hujan deras, air menumpuk di badan jalan karena tidak adanya saluran pembuangan yang memadai.

“Setiap hujan, jalan ini seperti kolam. Selain mengganggu pengendara, kami khawatir membahayakan warga,” keluh salah satu warga.

Masyarakat meminta agar pemerintah daerah menghadirkan solusi terbaik. Pasalnya, di kawasan tersebut mulai bermunculan perumahan baru, sehingga risiko kerusakan lingkungan dan keselamatan pengguna jalan akan semakin besar jika tidak segera ditangani.

Wakil Ketua DPRD H. Sutikno menyambut baik aspirasi warga. Menurutnya, pembangunan siring menjadi langkah penting untuk mengurangi genangan, sekaligus mencegah kerusakan jalan di masa depan.

“Ini bukan sekadar proyek, tetapi kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan air memiliki jalur pembuangan yang jelas sehingga tidak lagi menumpuk di badan jalan,” tegasnya.

Sementara itu, pihak kecamatan bersama perangkat pekon memastikan akan melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi jika diperlukan penambahan konstruksi, termasuk pelebaran saluran dan perbaikan titik-titik rawan lainnya.

Dengan dimulainya pembuatan siring pembuangan air ini , warga berharap kejadian genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas bisa segera berakhir, dan akses penghubung dua kecamatan tetap aman serta nyaman dilalui. (Nasrun)

Admin