Madrasah Media Regional 2 Cetak Santri Melek Digital untuk Perkuat Dakwah di Lampung Barat

Lampung Barat, KabarSejagat.com – Pengurus Media Pondok Lampung (MPL) Regional 2 secara resmi menyelenggarakan Madrasah Media Regional 2 pada Ahad, 16 November 2025. Acara yang mengusung tema “Generasi Smartmedia: Santri Update, Dakwah Upgrade” ini bertempat di Anjungan Kampoeng Kopi, Pekon Rigis Jaya, Air Hitam, dan dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai pondok pesantren serta organisasi kepemudaan se-Lampung.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya membekali santri dengan kompetensi di era digital, khususnya dalam memanfaatkan media untuk dakwah yang lebih luas dan relevan.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak. Anjungan Kampoeng Kopi yang dikelola oleh Bapak Rozikin berperan sebagai sponsor utama tempat acara. Sementara Al-Ikhsan Printing bertindak sebagai sponsor utama untuk doorprize. Dukungan juga datang dari HCG Clothing yang menyediakan kaos merchandise dan NH Printing untuk kebutuhan banner.

Persiapan dan pelaksanaan acara turut dibantu oleh tiga pondok pesantren yang berada di sekitar lokasi:

– PP Raudlotus Sholihin Gunung Terang, Air Hitam (Pengasuh: KH. Muhammad Thoha)
– PP Miftahul Ulum Gunung Terang, Air Hitam (Pengasuh: KH. Ali Mukhson)
– PP Al-Hasimiyyah Sumber Alam, Air Hitam (Pengasuh: KH. Maryadi)

Kolaborasi strategis ini memperkuat pondasi acara dan mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun ekosistem media pesantren.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian seremonial: pembacaan sholawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Subbanul Wathon, serta sambutan dari tiga tokoh kunci. Doa penutup pembukaan dipimpin langsung oleh Pratin Pekon Rigis Jaya, Muhaimin.

Dalam sambutan pembukanya, Ketua Umum MPL, Agus Humaidi, menegaskan tujuan strategis acara ini. “Tujuan acara ini agar santri itu paham bagaimana dakwah tersampaikan secara digital. Terutama bagi santri praktisi media pesantren yang memang bertugas mensyiarkan pesantrennya di media sosial,” ujarnya. Ia berharap, terutama bagi para pemula, dapat pulang dengan bekal ilmu dan konsisten membuat konten positif tentang pesantrennya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Camat Air Hitam, Gustian Afrizal, S.T., M.M., yang hadir mewakili Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. Camat menyoroti pentingnya penyampaian informasi yang komunikatif, proporsional, dan profesional. “Suatu saat nanti saya ingin MPL bisa lebih luas lagi manfaatnya, baik kepada pesantren, sekolah-sekolah, maupun masyarakat umum,” tuturnya. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Camat menyampaikan bantuan dana untuk kegiatan positif generasi muda ini. Beliau juga menyampaikan pesan Bupati agar para peserta mengikuti acara dengan sungguh-sungguh untuk menambah ilmu, kebermanfaatan (barokah), dan keimanan.

Narasumber utama, Ekhsanuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran pemerintah. “Hari ini saya merasa bangga sekali, bisa bisanya camat berangkat kesini. Ini merupakan sebuah support yang luar biasa,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa MPL bukan sekadar media biasa, melainkan “wadah untuk mengaji di bidang bermedia” yang berkomitmen memberikan dampak positif bagi pesantren dan masyarakat luas.

Selepas pembukaan, acara dilanjutkan dengan tiga sesi inti pada waktu yang berbeda:

1. Sore Hari: Sarasehan dan Kreativitas

Sesi sore diisi dengan sarasehan MPL dan sharing desain grafis yang dipandu oleh Kgs. Anang Ghozali (Koordinator Event MPL) bersama Ardianto (Sekretaris MPL). Peserta kemudian mengikuti sesi ‘ngonten bareng’ di mana hasil karya mereka dilombakan. Total hadiah senilai Rp 20.000.000, berupa voucher diskon pembuatan kalender yang didukung oleh Al-Ikhsan Printing sebagai sponsor utama.

2. Malam Hari: Pelatihan Inti Live Streaming Multicam

Malam hari menjadi puncak acara dengan materi utama sekaligus praktik langsung live streaming multicam yang dipandu oleh Ekhsanuddin. Pelatihan ini berfokus pada penguasaan kemampuan teknis penyiaran multi-kamera, pemanfaatan perangkat streaming, serta manajemen produksi siaran digital untuk kebutuhan dakwah dan publikasi pesantren.

Sebanyak 50 peserta yang hadir berasal dari pondok pesantren dan organisasi berikut di wilayah Regional 2:

– Lampung Barat: PP Raudlotus Sholihin, PP Miftahul Ulum, PP Al-Hasimiyyah, PP Darut Tholibin, PC IPNU, dan PC GP Ansor.

– Lampung Utara: PP An-Nur, PP Al-Mubarok (Bukit Kemuning), PP Sunan Kalijaga, PP Al-Mubarok (Sungkai Utara), dan PC IPNU.

– Way Kanan: PP As-Shiddiqiyah, PP Darul Hikmah, PP Raudlotul Muta’alim, dan PC IPNU.

Pondok pesantren dari luar Regional 2 hadir sebagai tamu undangan dan tidak termasuk sebagai peserta resmi.

Madrasah Media Regional 2 tidak hanya sekadar pelatihan, melainkan sebuah momentum penting untuk memperkuat peran santri sebagai agen dakwah di era digital. Dukungan penuh dari berbagai pihak—mulai dari pemerintah daerah, pesantren, dunia usaha, hingga komunitas media. membuktikan bahwa literasi digital santri kini mendapat perhatian yang strategis. Sinergi yang terbangun dalam acara ini menandai langkah maju dalam mewujudkan ekosistem media pesantren yang profesional, kreatif, mandiri, dan siap memberi dampak positif bagi masyarakat luas. (Kodri)

Admin