Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah dalam mendukung kegiatan MTQ ini demi mewujudkan tatanan masya rakat yang religius dan memiliki akhlak yang Qur’ani.
Gubernur berharap, MTQ tidak semata-mata menjadi wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Alquran, teta pi juga sebagai jalan dalam mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Alquran.
MTQ diharapkan dapat meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka, selain juga sebagai bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak kaum muslimin dan Muslimah serta nilai-nilai silaturahmi dan kebersamaan yang tercipta antar-kafilah di arena MTQ ini mengalahkan semangat berlomba untuk menjadi juara.
“Mari kita jadikan Musabaqah ini sebagai wahana untuk menumbuhkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” ajak Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengapresiasi dan menghargai segala upaya yang telah ditempuh oleh Peme rintah Kota Bandar Lampung dalam menyelenggarakan acara ini dengan baik dan lancar.
Jelang Pemilu serentak 2024, Gubernur berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kekompa kan, kerukunan dan persaudaraan satu sama lain, sehingga kondisi kondusif masyarakat selama ini tetap senantiasa harmonis.
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan harapan kepada masyarakat untuk bersama-sama mendoakan ag ar pembangunan yang dilaksanakan saat ini, dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Mari kita singkirkan segala perbedaan dan bersama-sama meneruskan dan melanjutkan pembangunan di Provinsi Lampung,” pungkas Gubernur.
Sementara itu, Ketua I Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Lampung yang juga merupakan Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung Puji Raharjo berharap, penyelenggaraan MTQ ke-50 tahun ini dapat terlak sana dengan lancar dan sukses sesuai harapan.
“Mudah-mudahan dengan kesuksesan penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi ini mampu menjadi sumber energi dan motivasi bagi masyarakat muslim secara umum dan khususnya generasi muda untuk makin giat mengaplikasi kan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” kata Puji Raharjo.
Puji Raharjo juga berharap, melalui penyelenggaraan MTQ ini akan lahir generasi Qur’ani yang akan mampu mener jemahkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. (Joni/*)







