Bandar Lampung, KabarSejagat.com – Polda Lampung menginformasikan bahwa pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, terdapat 45 titik rawan kecelakaan dan 36 titik rawan kemacetan di berbagai jalur pelintasan di wilayah Provinsi Lampung. Pemetaan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan bagi para pemudik yang akan melintas.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, menyampaikan bahwa titik rawan kecelakaan dan kemacetan ini tersebar baik di jalur tol maupun non-tol, termasuk ruas jalan utama yang menjadi lintasan utama arus mudik.
“Hasil pemetaan kesiapan Polda Lampung untuk pengamanan Nataru 2024/2025 menunjukkan bahwa terdapat 45 titik rawan kecelakaan dan 36 titik rawan kemacetan. Hal ini perlu diwaspadai oleh para pengendara, baik itu kendaraan pribadi maupun angkutan umum,” ujar Umi saat ditemui di Mapolda Lampung, Senin (23/12/2024).
Selain memberikan informasi tentang titik rawan, Umi juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. “Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum berangkat. Kami tekankan untuk mengutamakan keselamatan dan berhati-hati selama perjalanan,” tambahnya.
Berikut adalah daftar 45 titik rawan kecelakaan dan 36 titik rawan kemacetan di jalur mudik Nataru 2024/2025 yang telah dipetakan oleh Polda Lampung:
Daftar 45 Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Nataru 2024/2025:
- Lampung Selatan (8 titik): Jalan Tarahan, Jalinsum Km 16-17, Km 33-34, Km 55-58, Km 65-69, Km 77-70, Km 89-90, Jalintim Desa Sumur Kecamatan Ketapang.
- Lampung Timur (6 titik): Jalintim Way Jepara – Labuhan Ratu, Simpang Sribhawono, Jalan Umum Pekalongan, Batanghari – Sekampung, Jalintim Pasir Sakit, Way Bungur.
- Lampung Tengah (6 titik): Desa Gunung Batin, Tanjung Ratu, Pasar Bandar Jaya, Simpang Randu, Bandar Mataram, Way Pengubuan.
- Mesuji (3 titik): Jalintim Km 162-163, Km 172-174, Simpang Pematang.
- Lampung Utara (4 titik): Jalinteng Km 94-95, Km 122-144, Alamsyah RPN, Jalinbar Desa Dwikora.
- Bandar Lampung (4 titik): Imba Kusuma Tanjakan Lembah Hijau, Pramuka Tanjakan, Yos Sudarso, Sorkarno-Hatta.
- Way Kanan (4 titik): SPBU Sidorejo, Jembatan Umpu, Pasar Baradatu, Jalinsim Km 172-173.
- Pringsewu (2 titik): Jalinbar Pekon Gumuk, Pekon Wates.
- Pesawaran (1 titik): Jalan Km 16-17 Negeri Sakit.
- Pesisir Barat (3 titik): Jalinbar Pasar Krui, Km 39, Km 87.
- Tanggamus (3 titik): Pekon Batu Keramat, Pekon Sukaraja, Pekon Sedayu.
- Kota Metro (1 titik): Jalan Jend. Sudirman.
Daftar 36 Titik Rawan Kemacetan di Jalur Mudik Nataru 2024/2025:
- Tulang Bawang Barat (4 titik): Jalintim Km 145-146 Pasar Unit II, Jalinpatim Km 282-286 Bawang Latak, Jalintim Km 113-119 Kampung Tua – Bujung Tenuk, Jalintim Km 108-109 Astra Ksetra, Kecamatan Menggala.
- Lampung Utara (2 titik): Jalinsum Km 105-106 Desa Candimas, Pasar Inpres Bukit Kemuning.
- Way Kanan (1 titik): Jalinsum Pasar Baradatu.
- Lampung Barat (2 titik): Simpang Gadis, Pasar Simpang Luas.
- Lampung Timur (1 titik): Mataram Simpang Sribhawono.
- Tanggamus (3 titik): Talang Padang, Km 74-75 Pekon Purwadadi, Wonosobo.
- Pringsewu (2 titik): Km 40-41 Pekon Sidoarjo, Jalan Jend. Sudirman.
- Pesawaran (6 titik): Simpang Tugu Coklat, Tugu Pengantin, Jalan Raya Way Ratai (Tanjakan Pematang Rinjing), Sidodadi, Jalinsum Dusun Masgar, Jembatan Jalan Lintas Sumatra Perbatasan Natar dan Tegineneng.
- Bandar Lampung (5 titik): Jl. ZA Pagar Alam, Jl. Teuku Umar, Jl. Sultan Agung, Jl. Kartini, Jl. Imam Bonjol.
- Lampung Selatan (3 titik): Jalinsum Km 19-20 Pasar Natar, Km 50-51 Simpang Merak Belantung, Km 86-87 Simpang 4 Pasar Tumpah.
- Metro (3 titik): Jl. AH Nasution, Jalan A Yani, Jl. AH Nasution Simpang Santa Maria.
- Lampung Tengah (4 titik): Jalinsum Bandar Jaya, Kampung Terbanggi Besar, Pasar Punggur, Kecamatan Trimurjo.
Polda Lampung berharap dengan informasi ini, masyarakat yang akan bepergian dapat lebih berhati-hati dan mempersiapkan perjalanan dengan baik, sehingga arus mudik dapat berjalan lancar dan aman. (*)


