Buka Bimtek Penggunaan Aplikasi Batas Desa dan Avenza Maps, Asisten I Audi Marpi : Masih Banyaknya Pekon Di Pesibar yang Belum Selesai Batas Administrasi

Pesisir Barat, KabarSejagat.com – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan Aplikasi Batas Desa dan Avenza Maps untuk aparat pekon, di Aula Hotel Sunset Beach, Rabu (29/11/2023).

Kegiatan tersebut juga dihadiri narasumber dari Pusat Pemetaan Batas Wilayah, Badan Informasi Geospasial (BIG), Najib Khoerul Amin, S.T., dan Aji Putra Perdana, S.Si., M.Si., serta diikuti perwakilan aparatur pemerintahan pekon se-Pesibar.

Asisten I Audi Marpi dalam sambutannya menerangkan berdasarkan Pasal 4 Ayat (4) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 23 Tahun 2021 tentang perubahan atas Perpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang percepa tan pelaksanaan kebijakan satu peta pada tingkat ketelitian peta skala 1:50.000 mengamanatkan perce patan penyelesaian peta batas wilayah administrasi provinsi, kabupaten/kota, desa dan kelurahan.

“Selain itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 46 Tahun 2016 tentang pedoman penetapan dan penegasan batas desa tujuan dari penetapan dan penegasan batas desa adalah untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek teknis dan yuridis,” ungkap Asisten I Audi Marpi.

Menurut Asisten I Audi Marpi, bimtek tersebut dilatar belakangi oleh masih banyaknya pekon di Pesibar yang belum selesai batas administrasi pekonnya. “Dari 116 pekon dan dua kelurahan, baru 63 pekon yang selesai dan telah dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup). Ada 15 pekon lagi yang masih proses pembuatan petanya, sedangkan masih ada 38 pekon dan 2 kelurahan yang masih belum ada kesepakatan (sengketa) terkait batas administrasi,” papar Asisten I Audi Marpi.

Lebih lanjut Asisten I Audi Marpi menjelaskan, melihat akan pentingnya kegiatan tersebut terhadap aparat pekon, pihaknya meminta peserta bimtek untuk mengikutinya dengan serius, sehingga pengetahuan dan kemampuan yang telah disampaikan oleh narasumber dapat diterapkan di pekon masing-masing.

Admin