OKU Selatan, KabarSejagat.com – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Drs. H. Misnadi, MM., M.Si., menerima kunjungan Ketua Komisi Konservasi TKPSDA (Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air) WS MSBL (Wilayah Sungai Musi, Sugihan, Banyuasin & Lemau)/BBWSS VIII, yang juga menjabat sebagai Sekjen FORMADAN (Forum Penyelamatan Danau Nusantara), Kamlan Jamseri. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati OKU Selatan, Selasa (09/09/2025).
Dalam pertemuan itu, Kamlan Jamseri menegaskan pentingnya peran Kabupaten OKU Selatan sebagai salah satu daerah penyangga sumber air di wilayah lumbung pangan nasional, khususnya di kawasan Komering. Peran strategis ini diyakini akan semakin vital setelah selesainya pembangunan Bendungan Tigadihaji.
Wakil Bupati H. Misnadi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi sumber daya alam dan kemampuan lokal akan menjadi modal utama dalam mewujudkan target tersebut.
“Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas, baik di sektor air bersih, listrik, bendungan, waduk, maupun revitalisasi Danau Ranau. Semua ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat OKU Selatan,” ujar Misnadi.
Menurut Misnadi, pembangunan tidak boleh mengabaikan keberlangsungan sumber daya alam. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam setiap programnya.
“Prinsip konservasi, pemanfaatan adil, partisipasi masyarakat, serta penerapan teknologi ramah lingkungan harus diterapkan. Mulai dari penanaman pohon, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga pengendalian pencemaran,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menekankan perlunya sinergi seluruh pihak—pemerintah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lain—untuk bekerja keras dan cerdas. Partisipasi aktif warga dalam kegiatan sosial, penggunaan produk lokal, hingga pengembangan kewirausahaan akan memperluas lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah.
Selain itu, Misnadi menambahkan pentingnya pelestarian budaya lokal, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta membangun komunikasi yang baik demi terciptanya lingkungan yang harmonis. (Azham)





